Tahu Lamping, Tahu Khas Kuningan Yang Gurih dan Lezat

Tahu Lampig Khas KuninganSelain memiliki destinasi wisata alam, Kuningan juga memiliki aneka kuliner khas, salah satunya adalah Tahu Lamping yang lezat. Saat berkunjung atau berwisata ke Kuningan, rasanya kurang pas kalau tidak mencicipi Tahu Lamping. Banyak yang menilai Tahu Lamping lebih enak daripada Tahu Sumedang, walaupun secara fisik sekilas nampak sama, namun tetap memiliki perbedaan. Lantas apa bedanya?

Sebelum membahas perbedaannya, mungkin lebih baik kita ketahui terlebih dulu kenapa dinamakan Tahu Lamping. Menurut sejarah, nama Tahu Lamping diambil dari daerah pembuatan tahu tersebut, yakni Lamping (lereng) Gunung Ciremai. Sejumlah pemuda yang berada di desa tersebut bekerja keras untuk menciptakan kreasi panganan tahu berdasarkan pengalaman yang mereka dapat secara turun temurun.

Usaha ini mendapatkan respon positif dari warga dan masyarakat sekitar sehingga semakin berkembang dan membentuk koperasi dengan nama Koperasi Pemuda Cikentrungan atau yang disingkat dengan sebutan Kopeci. Sejak saat itu tahu ini dikenal juga dengan sebutan tahu kopeci selain sebutan Tahu Lamping.

Adapun letak perbedaan tahu Lamping dan tahu Sumedang adalah tahu Lamping berbentuk lebih pendek dengan kulit tahu bagian luar tidak berkerut-kerut, sedangkan tahu Sumedang lebih panjang dengan kulit tahu bagian luar berkerut-kerut atau berkeriput. Sedangkan bagian dalam tahu sumedang tidak berisi alias kopong sementara tahu lamping pada bagian dalamnya lebih berisi, padat, dan memiliki rasa gurih. Konon katanya, rasa gurih ini berasal dari mata air yang berada di desa Cigadung tepatnya di lamping (lereng) gunung Ciremai.

Jadi bagi Anda yang sedan berkunjung ke Kuningan, jangan lupa untuk mencicipi gurih dan lezatnya Tahu Lamping.

Recent search terms:

15
Shares
Share on Pinterest

Leave a reply


*